Olahraga gulat adalah disiplin bela diri yang melibatkan kontak fisik yang sangat intens dan berkelanjutan antara dua individu. Dalam setiap pergulatan, terjadi gesekan kulit ke kulit serta paparan keringat yang sangat masif di atas matras. Kondisi lingkungan yang hangat dan lembap ini menciptakan ruang yang sangat ideal bagi pertumbuhan mikroorganisme patogen. Oleh karena itu, tindakan pencegahan kesehatan menjadi prioritas utama federasi untuk melindungi para atletnya. Melakukan Cek Infeksi Kulit secara menyeluruh adalah prosedur operasional standar yang tidak dapat ditawar sebelum seorang pegulat diizinkan memasuki area kompetisi.

Penerapan Syarat Ketat dalam hal kesehatan kulit ini bertujuan untuk memutus rantai penularan penyakit menular seperti kurap (ringworm), impetigo, hingga infeksi jamur lainnya yang sangat umum ditemukan di olahraga kontak. Penyakit-penyakit kulit ini mungkin terlihat sepele bagi orang awam, namun bagi seorang atlet, infeksi tersebut bisa menyebabkan rasa gatal yang hebat, peradangan, hingga menurunkan daya tahan tubuh secara keseluruhan. Jika satu orang atlet yang terinfeksi masuk ke dalam matras pertandingan, risiko penularan ke atlet lain dan wasit akan meningkat secara eksponensial dalam waktu yang sangat singkat.

Petugas yang paling bertanggung jawab dalam melakukan verifikasi kesehatan ini adalah tim medis di bawah pengawasan Wasit PGSI. Sebelum sesi penimbangan badan atau sesaat sebelum naik ke matras, setiap inci kulit atlet, mulai dari kulit kepala hingga telapak kaki, akan diperiksa secara detail. Jika ditemukan adanya ruam yang mencurigakan, luka terbuka, atau bintil-bintil bernanah, wasit memiliki wewenang penuh untuk mendiskualifikasi atlet tersebut demi keselamatan bersama. Di lingkungan PGSI, integritas dalam menegakkan aturan kesehatan ini dijaga dengan sangat serius guna menjaga citra olahraga gulat sebagai cabang olahraga yang bersih dan higienis.

Para atlet dan pelatih diwajibkan untuk memiliki kesadaran mandiri dalam melaporkan kondisi kesehatan kulit mereka sejak dini. Jika seorang pegulat mengetahui adanya kelainan kulit beberapa hari Sebelum Tanding, mereka harus segera mendapatkan perawatan medis dan surat keterangan dari dokter spesialis kulit yang menyatakan bahwa infeksi tersebut sudah tidak menular. Tanpa dokumen resmi atau bukti kesembuhan secara visual, tim medis pertandingan tetap akan mengambil posisi konservatif dengan melarang atlet tersebut bertanding. Ketegasan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral organisasi terhadap kesehatan jangka panjang seluruh anggotanya.