Program kolaborasi antara federasi gulat dan yayasan ini menekankan bahwa disiplin atletik adalah kunci untuk menjauhkan anak dari aktivitas negatif. Di dalam sasana, anak-anak tidak hanya diajarkan teknik kuncian atau bantingan, tetapi juga diajarkan tentang nilai-nilai kehormatan, pengendalian diri, dan rasa hormat kepada sesama manusia. Hal ini sangat krusial dalam upaya melindungi masa depan anak-anak Aceh agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang tangguh secara fisik dan stabil secara emosional. Gulat memberikan mereka rasa percaya diri yang tinggi, sehingga mereka tidak mudah menjadi korban perundungan atau terjerumus ke dalam lingkaran tindak kriminal.
Dalam pelaksanaannya, PGSI Aceh Melindungi Masa Depan menyediakan pelatih-pelatih profesional yang memiliki sertifikasi dan pemahaman mendalam tentang psikologi anak. Latihan dilakukan dengan suasana yang menyenangkan namun tetap mengedepankan disiplin tinggi. Pihak Yayasan Anak berperan dalam memberikan pendampingan psikososial dan memastikan bahwa kebutuhan pendidikan anak-anak tetap menjadi prioritas utama. Sinergi ini memastikan bahwa anak-anak mendapatkan pembinaan yang seimbang antara bakat olahraga dan pembentukan moralitas. Aceh, dengan semangat syariat dan nilai budayanya yang kuat, menjadi tempat yang tepat untuk menanamkan benih-benih ksatria melalui olahraga gulat.
Dampak dari inisiatif ini mulai terasa dengan meningkatnya minat anak-anak di Banda Aceh dan sekitarnya untuk bergabung di sasana gulat. Para orang tua merasa lebih tenang karena anak-anak mereka memiliki kegiatan yang produktif setelah pulang sekolah. Olahraga gulat secara organik membentuk tubuh yang sehat dan menjauhkan mereka dari bahaya penyalahgunaan narkoba yang kian mengancam. Selain itu, program ini juga menjadi wadah bagi anak-anak dari latar belakang keluarga kurang mampu untuk mendapatkan akses pendidikan gratis dan beasiswa prestasi yang dikelola oleh pihak yayasan.
Secara jangka panjang, kolaborasi ini diharapkan dapat melahirkan atlet-atlet gulat nasional dari Serambi Mekkah yang memiliki karakter moral yang unggul. Kita tidak hanya ingin mencetak juara di atas podium, tetapi juga juara di tengah masyarakat. Kemampuan bela diri gulat yang mereka miliki diharapkan menjadi pelindung bagi diri mereka sendiri dan orang-orang di sekitarnya. PGSI Aceh telah menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi perisai sosial yang efektif jika dikelola dengan visi yang jelas dan bekerjasama dengan lembaga yang kompeten dalam isu perlindungan anak.
