Drill penguasaan dua ketiak lawan adalah latihan kontrol posisi atas yang sangat dominan dalam pertarungan gulat gaya bebas maupun greco-roman. Melalui drill penguasaan dua ketiak lawan, pegulat belajar menyisipkan kedua lengannya di bawah ketiak musuh (double underhooks) untuk mengendalikan pusat gravitasi. Posisi ini memberikan kendali penuh atas pergerakan batang tubuh lawan sekaligus menutup akses mereka untuk melakukan serangan balik. Setelah postur lawan terangkat dan menempel rapat pada dada, pegulat dapat melanjutkan serangan dengan lemparan atau bantingan atas yang kuat. Penguasaan kontrol ketiak ini menjadi modal utama untuk memenangi perebutan clinch di atas matras.
Drill penguasaan dua ketiak lawan membutuhkan penempatan posisi kepala yang menempel di dagu atau dada lawan demi mengunci ruang gerak mereka. Tekanan pinggul yang dirapatkan ke depan akan menghilangkan daya tumpu kaki lawan sehingga memudahkan proses pengangkatan tubuh. Penguncian rapat pada area tubuh atas ini merupakan transisi ideal sebelum melancarkan bantingan melingkar yang memanfaatkan putaran pinggang. Pelajari skema lanjutan bantingan berputar dari posisi rapat tersebut pada ulasan drill tangkapan pinggang rapat diikuti untuk memperkaya variasi teknik gulat Anda.
Sensitivitas membaca tumpuan berat badan musuh sangat dilatih dalam sesi drill penguasaan underhooks secara berulang-ulang ini. Jika lawan mencoba bertahan dengan menekan ke bawah, dorongan ke atas secara eksplosif akan langsung menjatuhkan mereka. Sebaliknya jika lawan menarik tubuh ke belakang, lemparan lenturan badan ke depan menjadi eksekusi penyelesaian yang mematikan.
Secara keseluruhan, penguasaan dua ketiak lawan merupakan teknik kontrol jarak dekat yang sangat efektif untuk mendominasi pertarungan. Kunci keberhasilan taktik ini terletak pada kerapatan cengkeraman dan keandalan lecutan pinggul saat mengeksekusi bantingan. Latih kekuatan tubuh bagian atas dan fleksibilitas Anda demi mengeksekusi lemparan yang sempurna di arena.
